MALANGPOINT.COM | MALANG – Manajemen New Wisata Wendit pastikan polemik sisa pembayaran pengadaan audio dan CCTV ke pihak vendor telah resmi berakhir. Hal ini setelah pihak managenen talah menuntaskan kewajibannya ke pihak vendor.
Setelah melalui proses komunikasi dan verifikasi yang cukup panjang, kepastian tersebut disampaikan langsung oleh Dani Reza Kusuma Agung selaku pihak vendor.
Ia menyebut penyelesaian dilakukan secara baik-baik dengan pendekatan kekeluargaan, tanpa harus berujung pada konflik berkepanjangan.
“Kami panjatkan rasa syukur kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Pada kesempatan ini, kami ingin menyampaikan bahwa manajemen baru Wendit telah menyelesaikan kewajibannya kepada kami dengan baik, melalui jalan kekeluargaan yang penuh itikad baik,” ungkapnya.
Sebelumnya, persoalan ini mencuat ke publik setelah adanya informasi terkait sisa pembayaran dari proyek pengadaan senilai Rp271 juta, dengan nilai yang belum terbayarkan mencapai Rp105 juta.
Manajemen melalui perwakilannya, Rasja, sempat memberikan klarifikasi bahwa kewajiban tersebut merupakan bagian dari kebijakan pengelola lama.
Karena itu, manajemen baru memilih mengambil langkah hati-hati dengan melakukan penelusuran ulang terhadap dokumen dan proses administrasi.
Langkah tersebut dilakukan guna memastikan setiap pembayaran yang dilakukan memiliki dasar yang jelas dan tidak menimbulkan persoalan baru di kemudian hari.
Dalam perjalanannya, komunikasi antara kedua pihak terus dilakukan hingga akhirnya mencapai titik temu. Penyelesaian ini menjadi penegasan bahwa manajemen baru tetap berkomitmen menyelesaikan tanggung jawab yang diwariskan sebelumnya.
Dani juga menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang ikut membantu mengawal proses tersebut. Ia menyebut dukungan datang dari berbagai kalangan, mulai dari rekan-rekan internal, Pemerintah Kabupaten Malang, media, hingga masyarakat yang memberikan perhatian terhadap kasus ini.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah membantu dan mendukung terselesaikannya permasalahan ini,” katanya.
Tidak hanya itu, sebagai bentuk rasa syukur, pihak vendor berinisiatif menyalurkan sebagian dana yang telah diterima untuk kegiatan sosial. Bantuan tersebut akan diberikan kepada anak-anak panti asuhan sebagai wujud kepedulian dan ungkapan terima kasih atas dukungan yang mengalir selama proses penyelesaian berlangsung.
Dani menegaskan, sedekah tersebut diniatkan untuk semua pihak yang terlibat, termasuk masyarakat, media, manajemen, hingga karyawan yang turut menjadi bagian dari dinamika persoalan ini.
Ia pun berharap ke depan pengelolaan New Wisata Wendit dapat berjalan lebih baik dan profesional. Dengan manajemen baru, ia optimistis destinasi wisata tersebut mampu kembali menarik minat pengunjung dan menjadi kebanggaan daerah.
“Kami juga memohon doa agar usaha kami ke depan senantiasa diberikan kelancaran, keberkahan, dan kemudahan di mana pun kami berada,” tuturnya.
Dengan rampungnya persoalan ini, publik kini menaruh harapan pada pembenahan dan penguatan manajemen di New Wisata Wendit agar mampu bangkit dan berkembang sebagai salah satu destinasi unggulan di Kabupaten Malang.

























