MALANGPOINT.COM | KOTA MALANG – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1446 H tinggal sepekan lagi, berbagai kegiatan sosial terus dilakukan. Salah satunya adalah program “Satu Baju Sejuta Senyum” dari MPC Pemuda Pancasila (PP) Kota Malang.
Semangat berbagi baju kepada anak yatim ini digelar di Yayasan Panti Asuhan Sunan Kalijogo yang beralamat di Tasikmadu, Lowokwaru Kota Malang pasa Jumat (21/3/2025).
Kegiatan ini memberikan kesempatan bagi anak yatim, piatu untuk merasakan kebahagiaan dengan baju baru untuk merayakan lebaran.
Ripkianto, Ketua MPC Pemuda Pancasila Kota Malang menyampaikan bahwa ide program “Satu Baju Sejuta Senyum” muncul saat di masa kecil menjelang lebaran selalu mununggu baju baru.
“Dulu, pada saat mau hari raya saya itu menunggu baju baru, sarung baru dan kopyah baru dari orang tua saya” kata Ripki sapaan akrabnya
Sedangkan untuk adik-adik yang saat ini tidak ada ibu atau tidak ada bapak, Ripki muncul inspirasi dan punya pemikirian bahwa dengan satu baju, maka terjunlah sejuta senyuman dari adik-adik.
“Saya ucapkan terima kasih, mudah-mudahan dengan program ini bisa membuat Pemuda Pancasila Kota Malang menjadi lebih bermartabat dan bermanfaat” ujarnya

Ripki berharap dengan kegiatan sosial sperti ini, Pemuda Pancasila Kota Malang lebih solid dan lebih memaknai bahwa arti sebuah ormas dan tidak semata-mata hanya perkumpulan biasa.
“Bhakti ormas Pemuda Pancasila Kota Malang ini adalah bermanfaat untuk masyarakat umum Kota Malang yang membutuhkan. Baik itu yang mampu maupun yang tidak mampu” terang Ripki
“Dan kami berusaha Pemuda Pancasila ini bisa mencerminkan nilai-nilai luhur yang ada didalam pancasila” pungkasnya
Selain dihadiri pengurus MPC, PAC dan anggota PP Kota Malang, kegiatan ini juga dihadiri beberapa tokoh seperti Lurah Tasikmadu, dan anggota DPRD Kota Malang, Dito Arief serta para tokoh agama.
“Saya sebagai warga Tasikmadu sangat mengapresiasi apa yang dilakukan oleh PP Kota Malang yang di pimpin bapak Ripkianto” ucap Dito
Menurit Dito, apa yang telah dilakukan PP Kota Malang sangatbluar biasa, tidak hanya di bidang keagamaan, tetapi juga dibidang sosial kemasyarakatan dan lingkungan.
Acara ini ditutup dengan tausiyah yang penuh hikmah dari ustadz Vicky Yanuar Ardiansyah atau lebih dikenal Gus Rocker dan dilanjutkan buka puasa bersama.

























