Diserbu Warga, Kepala Diskopindag Kota Malang Eko Sri Yuliadi Sebut Pasar Murah Akan Dievaluasi

  • Bagikan
Kepala Diskopindag Kota Malang, Eko Sri Yuliadi
banner 468x60

MALANGPOINT.COM | KOTA MALANG — Menjelang perayaan Idulfitri 1447 Hijriah, Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang menggelar pasar murah di Kantor Kecamatan Kedungkandang, Selasa (10/3/2026).

Kegiatan yang berlangsung di tengah suasana Ramadan ini disambut antusias oleh masyarakat yang berharap dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.

Sejak pagi hari, warga sudah memadati lokasi kegiatan. Antrean bahkan mulai terlihat sejak pukul 06.00 WIB.

Paket sembako yang disediakan berisi beras, gula, dan minyak goreng dengan harga Rp50.000 per paket.

Program ini menjadi salah satu upaya pemerintah daerah membantu masyarakat menghadapi kenaikan harga kebutuhan pokok menjelang hari raya.

Kepala Diskopindag Kota Malang, Eko Sri Yuliadi, mengatakan bahwa pasar murah merupakan agenda rutin pemerintah daerah sebagai bagian dari upaya pengendalian inflasi sekaligus meningkatkan daya beli masyarakat.

“Untuk Kecamatan Kedungkandang kami menyiapkan sekitar 1.300 paket sembako. Prioritasnya adalah lansia, keluarga kurang mampu, serta janda tua,” ujarnya, seperti dikutip dari website pemkot malang.

Tingginya minat masyarakat membuat seluruh paket sembako habis terjual sekitar pukul 10.45 WIB.

Kondisi ini menyebabkan sebagian warga belum sempat mendapatkan paket yang diharapkan.

Eko menyampaikan permohonan maaf kepada warga yang belum kebagian.

Menurutnya, jumlah paket yang disediakan memang terbatas dan disesuaikan dengan alokasi di kecamatan lain yang juga menjadi lokasi pelaksanaan pasar murah.

“Kami mohon maaf kepada warga yang belum mendapatkan paket sembako. Ketersediaannya memang terbatas karena jumlahnya disamakan dengan kecamatan lain,” jelasnya.

Dimana, sebelumnya, pasar murah serupa telah digelar di Kecamatan Lowokwaru. Rencananya akan terus bergilir ke kecamatan lain di Kota Malang, yakni Klojen, Blimbing, dan Sukun.

Ia menambahkan, pihaknya akan melaporkan tingginya animo masyarakat tersebut kepada pimpinan untuk menjadi bahan evaluasi pelaksanaan kegiatan selanjutnya.

“Kami akan segera melaporkan kondisi ini kepada pimpinan agar dapat dipertimbangkan langkah berikutnya. Pelaksanaan pasar murah ini juga akan kami evaluasi,” pungkasnya.(MA)

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *