MALANGPOINT.COM | Usai diterjang hujan deras yang mengakibatkan ambrolnya pondasi Jembatan Sonokembang di wilayah Kelurahan Pandanwangi Kecamatan Blimbing, Walikota Malang, Dr. Ir. Wahyu Hidayat MM gerak cepat dengan meninjau langsung kondisi jembatan.
Didampingi Kadis PUPRPKP, Kasatpol PP, Kadishub, Kadinkes, Camat Blimbing dan Lurah Pandanwangi, Walikota Wahyu melihat kondisi pondasi yang sudah retak tersebut.
Menurut Wali Kota Wahyu, jembatan tersebut memang sudah mengalami keretakan pada pondasi jembatan, dan Dinas PUPRPKP juga telah melakukan asesmen dan akan segera diperbaiki.
“Perbaikan jembatan ini sebetulnya sudah teranggarkan di tahun 2026 mendatang; tapi karena sekarang kondisinya mendesak dan lebih dulu ambrol karena derasnya air, maka saya minta Dinas PU untuk segera berhitung dan membuat skenario perbaikannya” ujar Wahyu.
Wahyu menjelaskan bahwa di sungai juga sudah banyak sedimen yang mengendap, tumpukan sampah sehingga menghambat aliran air yang kemarin debitnya sangat tinggi.
“Pondasi jembatan ini ada 2 yang lama dan yang baru di bangun tahun 1998 untuk pelebaran jalan. Nah yang ambrol ini, pondasi yang baru” ujar Pak Mbois.
Ditambah lagi ada batang pohon yang terbawa arus dari atas dan menghantam pondasi jembatan.
“Hari ini nanti dari DPUPRPKP akan segera mengangkat pondasi yang ambrol agar tidak menghambat jalannya arus deras air sungai” kata Wahyu
“Yang pasti, mengingat ini akses jalan utama maka pengerjaannya pun harus dipercepat. Analisa konstruksi juga akan segera dibuat agar jalan dapat dilalui kembali” tegasnya.
Mengingat tingkat kedaruratan ini, Walikota akan menggunakan dana BTT (Biaya Tidak Terduga) untuk pembongkaran dan pembangunan ulang tersebut.
“Karena ini sudah keburu fondasi ambrol duluan, kami coba dengan BTT. Masyarakat kami imbau jangan melewati dulu karena saya lihat masih banyak yang mencoba melewati padahal sudah ada rambu,” tegasnya

























