Wisuda UMM ke-123, Wabup Lathifah Tekankan Bakti kepada Orang Tua dan Kolaborasi Atasi Kemiskinan

  • Bagikan
Bupati Malang, Dra. Hj. Lathifah Shohib
banner 468x60

MALANGPOINT.COM | MALANG – Wakil Bupati Malang, Dra. Hj. Lathifah Shohib, mengingatkan para wisudawan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) agar tidak hanya mengejar kesuksesan akademik dan karier, tetapi juga tetap berbakti kepada orang tua serta memberikan manfaat bagi masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan Lathifah saat menghadiri Sidang Senat Terbuka Wisuda ke-123 Periode III Tahun 2026 di Dome UMM, Kecamatan Karangploso, Selasa (29/9/2026).

Di hadapan para wisudawan dan keluarga, Lathifah menegaskan bahwa keberhasilan tidak terlepas dari doa dan pengorbanan orang tua.

“Jangan pernah melupakan orang tua. Setinggi apa pun pendidikan dan jabatan yang kita capai, tetaplah hormati dan bahagiakan orang tua,” pesannya.

Ia juga mendorong lulusan sarjana untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang magister. Menurutnya, berbagai peluang beasiswa, termasuk LPDP dan Beasiswa Unggulan, dapat dimanfaatkan untuk mengatasi kendala biaya.

Selain itu, Lathifah menyoroti besarnya kontribusi perguruan tinggi swasta dalam mencerdaskan bangsa. Ia mendorong penguatan sinergi antara pemerintah dan perguruan tinggi agar manfaat pendidikan semakin luas dirasakan masyarakat.

Secara khusus, Lathifah mengajak UMM memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Malang untuk menjawab persoalan pembangunan, terutama penanganan Angka Tidak Sekolah (ATS) dan pengentasan kemiskinan.

Dengan wilayah 33 kecamatan dan jumlah penduduk hampir 2,8 juta jiwa, Kabupaten Malang membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Ia pun mengapresiasi program KKN/KM mahasiswa UMM yang berkolaborasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) dalam membantu menyelesaikan persoalan masyarakat.

“Pemerintah tidak mungkin bekerja sendiri. Kami membutuhkan dukungan perguruan tinggi, termasuk UMM, untuk bersama-sama menghadirkan solusi bagi masyarakat,” tegasnya.

Lathifah berharap momentum wisuda tidak sekadar menjadi penanda keberhasilan akademik, tetapi juga menjadi awal bagi para lulusan untuk terus belajar, berkarya, dan mengabdi demi kemajuan masyarakat. (*)

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *